THE SHARIA BANK SYNDICATION FINANCING IN THE ECONOMIC LAW PERSPECTIVE
DOI:
https://doi.org/10.32506/joes.v2i2.467Keywords:
financing, syndication, Shariah bankingAbstract
The development is carried out by the state aimed at public welfare, especially with the presence of large-scale projects that require large funds as well. But this is constrained by capital. Islamic banking can take the opportunity by financing. However, Islamic banking is limited in providing capital to debtors and there are also rules regarding the maximum limit of financing. To answer these problems, syndicated banking cooperation with other financial institutions is needed in fulfilling financing capital needs. However, arrangements regarding syndication of Islamic banks are inadequate with the needs of Islamic banking in conducting sharia syndicated financing. This paper examines the legal aspects of Islamic economics in syndicated bank financing
Downloads
References
Ahmad Ifham Sholihin, Buku Pintar Ekonomi Syariah, (2010) Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Ali Rama, Analisis Kontribusi Perbankan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Jurnal,
Harmurty, Kredit Sindikasi dalam Perbankan, Jurnal Testimoni, Vol. II, No. 2 Februari 2012
http://infobanknews.com/tantangan-perbankan-syariah-di-2016/
http://stabilitas.co.id/home/detail/peluang-pembiayaan-sindikasi-syariah
Iswahjudi A. Karim, (2015) Kredit Sindikasi, artikel KarimSyah Law Firm, Jakarta
John Simon, Bekerja di Bank itu Mudah, (2004),Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Muhamad, Manajemen Pembiayaan Bank Syariah,( 2005), Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan AMP YKPN.
Muhammad, Manajemen Dana Bank Syariah, (2004), Yogyakarta: Ekonisia
Peter Jacobs, syamsul Arifin, dian Ediana Rae, (2008) Manajemen Pinjaman Luar Negeri swasta Indonesia, Jakarta: Elex Media Komputindo
Ramlan Ginting, Pengaturan Pemberian Kredit Bank Umum, Disampaikan dalam Diskusi Hukum “Aspek Hukum Perbankan, Perdata, dan Pidana Terhadap Pemberian Fasilitas Kredit Dalam Praktek Perbankan di Indonesiaâ€, Hotel Panghegar Bandung, 6 Agustus 2005


